Drama Natal 2023 "Raja GANAS Membunuh Generasi Papua"

DRAMA NATAL 2023 "RAJA GANAS MEMBUNUH GENERASI PAPUA"

DRAMA NATAL

Salam sejahtera di dalam Tuhan kita Yesus Kristus, bersyukur kepada Tuhan Yesus kini kita telah berada dipenghujung tahun. Sebagai anak Tuhan Yesus Kristus menyelami akhir tahun akan selalu menjadi suasana tersendiri dan rasanya harus ada suasana batin dan roh yang disiapkan dalam memasuki Natal yang harus dihayati, disyukuri dan dilandasi dalam kedamaian.

Haii di sini saya merasakan sukacita, baik dan bersemangat, begitupun kalian, para pengasuh dimana pun berada saya yakin pasti sehat juga!!! Amin.

Tahun 2023 ini ada panggilan dan pesan roh yang menggerakkan hati dan jiwa saya dalam perenungan tentang keadaan anak muda jaman ini, agar membuat dan mempersiapkan sebuah drama untuk mengisi Natal Sekolah Minggu. Drama Natal ini diperuntukan untuk kelas Madya hingga Pemuda.

Hallo… kaka- kaka pengasuh drama ini mengisahkan tentang pergaulan anak-anak Generasi Papua yang lagi marak terjadi akhir-akhir ini dan sedang melanda generasi emas Papua!!. ehk sudah dulu…, ini Dramanya silahkan disimak baik. Namun saya ingin menggagaris bawahi cerita akhir yang akan menjadi pesan penting dalam drama ini adalah ingatan dan kewajiban kita untuk “Maju Dalam Tuhan,Menangkan Anak, Selamatkan Generasi Papua”.

IDE DRAMA               : Kontekstualisasi antara cerita alkitab dan keadaan anak masa kini  di Papua

                                      Teks Alkitab : Matius 2 : 16 - 18

TEMA                         : Melawan Lupa! Kisah Anak di Rama dan Anak Papua

JUDUL NASKAH       : Raja  GANAS Membunuh Generasi Papua

Prolog: Cerita ini di angkat berdasarkan cerita Alkitab tentang kematian anak-anak Generasi yang di dihubungkan dengan keadaan generasi Papua sekarang.

Dahulu ada seorang Raja Romawi yang berkuasa di Yudea dan Yerusalem sekitar tahun 74 SM – 4 SM yaitu Raja Herodes. Raja Herodes adalah Raja yang kejam, ganas dan penuh dengan amarah yang membara tanpa belas kasih sedikitpun di hatinya.

Kala itu, Raja Herodes mendengar berita tentang kemungkinan lahirnya seorang Raja Baru yang dapat merebut kekuasaan sehingga Raja Herodes khawatir akan kehilangan tahtanya dari seorang yang akan lahir itu, yaitu Tuhan Yesus Kristus sehingga diperintahkan seluruh prajurit agar membunuh anak-anak di bawah umur 2 tahun di Rama. Rama merupakan Kota Israel Kuno atau kota tua Israel.

Dahulu Raja Herodes berkuasa membunuh anak-anak generasi di Rama sehingga menghadirkan tangisan, kesedihan, di hati mama-mama Israel. Kisah pembunuhan secara keji oleh Herodes di Rama seperti memiliki konteks yang sama dengan kisah kematian Anak-Anak Generasi Papua yang mengalami kematian secara Rohani (Jiwa dan Roh) dan jasmani (Tubuh), kematian anak-anak di bawah umur, usia remaja bahkan pemuda. Kematian anak-anak muda ini merupakan usia produktif yang seharusnya saat ini mereka merangkai cita-cita mereka, mengukir masa muda yang indah, meraih prestasi di bidang pendidikan, mengambil pelajaran dari kehidupan sosial yang ada baik di rumah, dilingkungan yang membangun iman, pengharapan dan kasih (rasa cinta yang besar) mereka hanya untuk meraih  masa depan yang gemilang, untuk membahagiakan orang tua, keluarga, masyarakat dan Tanah Papua, dan lebih dari itu memuliakan Nama Tuhan untuk mencapai maksud Tuhan memberikan Tanah Papua untuk memberkati bangsa-bangsa di dunia.

Jika dahulu di Rama ada Raja Herodes yang menguasai anak-anak generasi di Rama sekarang kita akan melihat siapakah Raja yang sedang membunuh anak-anak generasi Papua. Raja GANAS adalah Raja Ganja, Alkohol, Narkoba, Aibon dan Seks Bebas yang sedang berteman baik dengan banyak anak-anak muda generasi Papua.

Kita akan melihat bagaimana Raja GANAS menguasai Anak-Anak Generasi Papua

Sore itu, ada sekelompok anak yang hendak pergi mengikuti Ibadah Tunas Remaja di gereja, mereka adalah Tina, Maria, Rubeka, dan Yani. Mereka adalah Anak-anak yang takut akan Tuhan, mereka rajin ke gereja, membantu orang tua, pergi sekolah bersama bahkan selalu bermain bersama. Mereka pun berjalan kaki ke gereja sesampai mereka di gereja

Dialog

Kak Pengasuh  : Syallom,,,,Selamat Sore adik-adik!

ASM                : Syallom Selamat sore juga kaka

Kak Pengasuh   : Sore ini kita akan mendengar cerita tentang Pergaulan yang buruk merusak kebiasaan yang baik. Adik-adik kita harus menjaga pergaulan kita, karena hari-hari ini adalah jahat. Oleh karena itu, adik-adik harus pandai memilih teman dalam bermain dan bergaul,apalagi adik-adik sekarang ini  berada pada usia remaja. Semoga Tuhan Melindungi adik-adik dalam pergaulan di masa remaja ini. Amin. Firman Tuhan kita sampai di sini. Mari kita berdoa. Syallom selamat sore.

ASM                : Selamat Sore juga Kaka!

Prolog : Mereka Ber 4 pun pulang ke rumah mereka ke esokan harinya, mereka ke sekolah hingga tiba di sekolah mereka pun melihat ada teman baru di dalam kelas mereka dengan tidak ragu-ragu mereka pun mendekatinya lalu berkenalan dengan Dia. Anak baru itu Bernama Dinda akhirnya mereka pun berbicara di halaman sekolah itu.

Ber 4    : Hei Teman Ko nama sapa

 Dinda : Sa nama Dinda, trus kam 4 nama sapa-sapa?

Ber 4    : oh sa nama Tina, trus de Rubeka, klo yang ini Maria, trus de ini yani, trus ko pindahan dar mana?

Dinda   : Sa pindah dari SMP 1 Sorong

Ber 4    : kenapa Ko bisa pindah ke sini?

Dindah : ahk sa ikut sa mama deng bapa

‘Ber 4   : oh….trus ko tinggal di ?

Dinda   : sa tinggal belakang pasar sore

Ber 4    : jii berarti tong baku dekat kam 4 juga tinggal di KPR atas kah hehe

Dinda   : berari sebentar kami pulang sama-sama ee..

Ber 4    : Sip ya! Say

Dinda   : trus sekarang kam 4 mo ke ?

Ber 4    : kami ke kantin dulu

Dinda   : oh, iya ka mini uang kam 4 beli sudah sa ada uang lebih jadi ini buat kam 4

Ber 4    : ihk terima kasih! Sebentar tong datang ko tunggu ee

Dinda   : Sip ya!

Prolog: Mereka pun meninggalkan dia lalu mereka pun bercakap,.

Maria   : Sepertinya de teman baik

Yani     : Ahk itu betul

Rubeka : iyo sepertinya

Tina     : betul demi, masa de bisa kasih tong uang 100 itu, bagaimana kalau de kami jadikan de tong pu bersti lagi , bagaiman menurut kam?

Ber 3    : Bahh bisa demi, orang baik jang sia-siakan too…

Tina      : Asiiaaap

Prolog: Setelah Belanja di kantin mereka pun Kembali ke kelas dan mengajak Dinda makan Bersama mereka. Tibahlah jam pulang sekolah merekan pun pulang Bersama. Sepanjang perjalanan Dinda pun mengajak mereka Ber 4 untuk mengambil baju kesukaan mereka di tempat grosir Pakaian murah Senyum 5000. Akhirnya mereka mengambil baju kesukaan mereka dan Dinda yang membayar mereka hari itu mereka pun senang, gembira dan Bahagia dengan hati yang gembira mereka pulang ke rumah. Hari-hari pun berlalu setiap hari mereka Bersama di sekolah bermain dan dinda pun menyenangkan hati mereka dengan uang.  mereka ber 4 pun mulai malas membantu orang tua, tidak pergi ke ibadah sekolah minggu, hanya pergi bertemu teman mereka dinda setiap hari dirumahnya, suatu kali dinda mengajak mereka menikmati senjah di Pantai PLN sesampai di sana ada banyak teman-teman Dindah yang makan pinang, minum mabuk, isap ganja, memakai narkoba, cium aibon  bahkan mereka sudah tungguh dinda mereka Ber 4 di sanalah awal kehancuran mereka ber 4.

Dialog

A2 Nakal          : waeee mace dens  ko lama sekali!

Dindah             : Ahk 50 pulu kam ni, orang tra lama ka…

A2 nakal           :waeee..sa pikir kenapa bgtu kaa…huwaee,  Dong 4 itu sapa?

Dindah             :  Ahk ni sa teman-teman yang sa waktu itu  sa cerita sama kam baru

A2 nakal           : ohh sip ya!

Dinda               : ehh kam 4 mari duduk, ni tempat baru anana biasanya banyak di sini

Ber 4                : oh…bgtu

Dinda               : Sini kam rasa barang ini dulu, coba saja

Ber 4                : ahhk tidak, tong tra pernah rasa dan itu tra baik

Dinda               : bahh, kam hanya coba saja, tra setia kawan sekali

Ber 4                : ahk tong 4 lihat-lihat Pantai saja dinda

Dinda               : bahh kalo kam 4 tra coba ni kam 4 pu om kecil, barang ini enak de kaya gula-gula

Ber 4                : waeee…pica masa ko bilang om kecil itu

Tina                 : kamm 3 ni masalah om jadi,  sac oba dulu…

Maria               : bee sa juga coba

Yani                 : weee sa juga

Rubeka             : sip yaa sa juga coba..

Prolog : mulai saat itu, setelah mereka mencoba ganja, narkoba, aibon, alcohol mereka pun tidak pulang ke rumah mereka lagi, mereka lupa dan terlena dengan hal itu. Hari demi hari berlalu, bulan berganti bulan, tahun berganti tahun,  mereka semakin asyiik dengan dunia mereka. Si GANAS menguasai hidup mereka hingga suatu saat tibalah hari malang, setiap dari mereka jatuh sakit dan mereka di bawah ke rumah sakit oleh orang tua mereka

 Dialog

Mama   : Rubeka, mama saying ko kenapa ko sampai bgini

Mama   : Tina, mama saying ko kenapa sampe ko bisa begini

Mama   : Yani, mama tidak pernah marah ko, mama selalu saying ko baru, kenapa ko salah bergaul ka, Dulu ko anak baik baru yani

Mama   : Maria, mama saying ko, kenapa ko marah mama ka, mama tra kasih ko uang ka, maria, kenapa ko pergi terlalu cepat, maria mama mau ko sekolah, mama sudah besarkan ko itu percuma ka,maria saying mama saying ko.

Epilog: ke 4 anak baik itu pun kini telah tiada lagi, mereka pergi untuk selamanya, tinggalkan kesedihan di hati orang tua mereka. Si Raja GANAS menguasai hidup anak-anak generasi papua yang sedang berkembang, SI Raja GANAS menyusup masuk melalui pergaulan awal kehancuran generasi ini berawal dari salah dalam memilih teman dan bergaul, Pergaulan yang buruk merusakan Kebiasaan yang baik. Dulu di Rama ada Raja Herodes yang membunuh Anak-Anak Generasii Kota Israel Kuno (Rama)  kini di Papua (tanah Rambut keriting ) ada Raja GANAS yang membunuh Anak-anak Generasi Papua. Mari adik-adik seklian! Jaga Pergaulan, Lengkapi diri kita dengan senjata Allah; Perisai Iman, Firman Allah dan Doa jangan tinggalkan ibadah-ibadah, sayangi orang tua dan rumah kalian Tuhan Yesus Kristus Memberkati dan Menyertai Kita, Tetap Maju dalam Tuhan. Menangkan Anak Selamatkan Generasi Papua.

Catatan ;

·       A2 Nakal : Anak-Anak Nakal

·       Ber 4 : Mereka ber 4 ( Mereka sama-sama menjawab atau serempak bercakap)

·       GANAS : Ganja, Alkohol, Narkoba, Aibon dan Seks Bebas

·       Rama : Kota Israel Kuno ( kota tua)

·       Efesus : 6 : 10 – 20

·       1 Korintus 15 : 33

·       Matius 2 : 16 – 18

·       Suasana drama disesuikan dengan teks yang di baca Oleh Prolog

·       Nama-nama pemeran bisa di sesuaikan oleh pengasuh sekalian

 

 

 



Komentar

Postingan Populer