Cerita Inspiratif Kristen “Ingat, Masih ada Kehidupan di atas Puncak Gunung”

 

Ingat, Masih ada Kehidupan di puncak gunung"

Ia yang memanggil kamu adalah setia, Ia juga akan menggenapinya. 1Tesalonika 5:24

Suatu pagi harus bangun lebih pagi karena akan mendaki sebuah bukit untuk  menikmati “Sun Rise” di gunung Togokotu di Enarotali.  Saya sering mendengar Sun Rise di Gunung Togekotu. Jawaban atas cerita-cerita orang tentang pesona matahari terbit kini mulai dijajaki. Ceritanya dimulai Ketika sa sedang berada di Enarotali. Saya juga punya teman-teman di Enaro, kita kadang kumpul, seperti biasa anak cewe yang selalu pembahasannya tidak putus sambil tong tertawa terbahak-bahak, terkadang tong menjajaki tempat-tempat menarik di sekitaran Enaro.

Cerita Sunrise di Togekotu dimulai saat sa jamput sa teman-teman pagi pagi sekali di kota Enaro dong dua tinggal disitu. Karena kitong sudah merencanakan sebelumnya, saya yang bertugas menjemput dong dua. Jadi untuk tong ke lokasi gunung tersebut sa harus jemput dan boncen dengan motor, tong 3 menggunakan satu motor alias (Boti ). Tra lama kemudian, kami tiba di kaki gunung yang akan kami daki, gunungnya tidak jauh dari pusat kota  Enaro, jadi yang harus kamu wajib tahu kota Enaro berada disisi timur danau Paniai yang dikelilingi bukit dan daerah berawa yang hampr sebagian perkempungan dan distrik mengitari danau Paniai, Paniai juga jadi kota Sejarah pertama kali Gereja Kemah Injil menginjakkan kaki.

Tong tiga sudah sampe dibawah kaki gunung Togekotu, suhu pagi itu mencapai 140C, dingin menusuk tulang, tak terasa matahari mulai bersinar sejauh pandangan mata di bawah kaki gunung,  tra pake tunggu lagi, kami langsung gas naik setelah beberapa saat menikmati “sun rise” , kurang lebih 20 menit tong naik, ruas jalan setapak itu kira-kira 50 cm dihiasi  alang-alang yang sudah bermandi embun malam.

Ucap sa teman; “Ayo..! ayoo! Sedikit lagi Bu guru” Saat kami mendaki, sa langsung balas ucapnya; hehehe iya-iya. Tak terasa 20 menit kemdian kami pun  tiba di puncak gunung. Terbayarlah capeknya dengan pemandangan pagi itu di atas batu yang “Beti” dengan batu karang eitss sa maksud beda tipis dengan batu karang yang sedikit pun tra tampak tanah tetapi masih ada tumbuhan yang tumbuh. Sontak terlintas dalam pikiran Ajaib, ah bagaimana bisa tumbuhan dapat tumbuh di puncak gunung ini padahal terlihat gunung ini adalah endapan batuan.?

Saat itu sambil sa menikmati pemandangan di sana sambil poto-poto disetiap latar tempat yang indah di sana tiba-tiba suana yang nampak matahari pun ditutupi oleh kabut seketika itu juga puncak gunung tersebut diselimuti oleh kabut. Kabut pagi itu, sangat istimewa bagi sa, sesuatu yang tra pernah sa dapati sebelumnya akhirnya seperti  bisa bermain dalam kabut dan melihat bagaimana kabut tersebut dengan sendirinya pergi dan menghilang waoo.

Berselang 10 menit gunung itu masih diselimuti kabut, setelah itu kabutnya hilang dan kembali sa mulai berpikir dengan tumbu-tumbuhan yang ada di atas gunung itu, sa mulai merenungkan pagi itu jika sa ada hari ini dengan keadaan yang baik ataupun buruk, mungkin juga sa punya masalah itu besar dan keras seperti kerasnya  batu-batu ini yang mungkin saja untuk hancurkan batu ini sa perlukan  tenaga yang kuat tapi di antara batu ini ternyata masih ada tumbuhan yang tetap tumbuh. Apa maksud dari apa yang saya lihat pagi ini!. Lalu mulai disadarkan bahwa Tuhan Yesus itu setia menepati janjinya, memelihara, melindungi dan bertanggung jawab atas hidup kita, satu hal tumbuhan  itu tumbuh di tempat tinggi trus walaupun di atas batu tetap bertumbuh. Tumbuhan itu bertumbuh karena kasih dan Setia Tuhan masih ada di sana. Demikian juga kita, Tuhan itu setia dan kasih-Nya masih ada, dan Dia Tuhan yang bertanggung jawab atas hidup kita.

Cerita panjang sampai di sini semoga memberkati teman-teman muda-mudi sekalian. Tetap Maju dalam Tuhan.  Tuhan Yesus Memberkati, Amin! Syallom.

Refleksi:

1.       Jika Tumbuhan saja bisa tumbuh di gunung yang berbatu  berarti kita pun akan tetap tumbuh walaupun dalam keadaan apapun

2.       Tumbuhan dipuncak gunung bertumbuh karena ada Kasih Setia Tuhan yang tetap memelihara dan bertanggung jawab atas hidupnya, apalagi manusia Ciptaan yang istimewah Tuhan selalu disertai-Nya dengan Kasih Setia-Nya.



 

Komentar

Postingan Populer